Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan audiensi dari Direktorat Politik Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Agenda dalam pertemuan ini adalah membahas perumusan ruang lingkup politik dalam negeri sebagai substansi tugas Kementerian Dalam Negeri. Audiensi menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kerja sama antara Fakultas Geografi UGM dan Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat pengembangan kajian kewilayahan serta implementasinya melalui kebijakan politik dalam negeri. Kegiatan ini telah berlangsung di Fakultas Geografi UGM pada Kamis, 23 Juli 2026.
SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
Kerja sama dalam penyusunan Master Plan Smart City di Kabupaten Karawang pada tahun 2026 dipimpin oleh Prof. Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T., Guru Besar Fakultas Geografi Universitas Geografi Mada (UGM) yang memiliki pengalaman dalam mendampingi daerah untuk menyusun Smart City. Dalam pelaksanaannya, tim penyusun didukung sejumlah tenaga ahli dari UGM, yaitu Pradiptya Setyahadi, S.Kom., M.Sc., Anita Putri Anggraini, S.Si., M.Sc. dan Tria Sofie, S.Si., M.Sc., serta berkolaborasi dengan perwakilan dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Amandita Ainur Rohmah, S.Si., M.Sc. Beberapa merupakan alumni Prodi Pembangunan Wilayah dan Minat Studi Pembangun Wilayah, Magister Geografi UGM.
Kerja sama Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Pemerintah Kabupaten Berau dilaksanakan melalui penyelenggaraan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) peruntukan penegasan batas wilayah. Kegiatan ini berlangsung di Fakultas Geografi UGM pada Senin hingga Kamis, 1—4 Desember 2025. Acara pelatihan dibuka oleh Bapak Dr. Taufik Hery P., M.Si. sekaligus sebagai pemateri pada pelatihan hari pertama. Adapun peserta pelatihan merupakan perwakilan dari tiga kecamatan yang ada di Kabupaten Berau, yaitu Kecamatan Tabalar, Kecamatan Kelay, dan Kecamatan Biduk-Biduk.
Percepatan pembangunan Geoportal Simpul Jaringan Informasi Geospasial (SJIG) diperlukan sebagai upaya peningkatan kapasitas perangkat daerah dalam penyediaan dan pengelolaan data geospasial. Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara bersama Tim Fakultas Geografi UGM dan Badan Informasi Geospasial (BIG) RI telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas kerja sama tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 13 November 2025 ini diikuti oleh 17 OPD teknis dan 1 badan penyedia data sektoral. Adapun Tim Fakultas Geografi diketuai oleh Dr. Nur Mohammad Farda, S.Si., M.Cs.
Penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) IKN Periode 2026-2030 memerlukan data pendukung yang melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Tim Fakultas Geografi UGM yang terdiri atas Totok Wahyu Wibowo, S.Si., M.Sc. dan Dr. Nugroho Christanto, S.Si., M.Si. telah melakukan kegiatan sosialisasi dan survei lapangan di IKN pada tanggal 8–11 Oktober 2025. Kegiatan tersebut diawali dengan koordinasi bersama tim Deputi Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LHPB) IKN pada hari pertama, untuk dilanjutkan dengan survei dan pendampingan. Adapun kegiatan di hari berikutnya berupa ground check peta dan participatory mapping di KIPP (Desa Bumi Harapan dan Pemaluan).
Dinas Lingkungan Hidup Pulau Taliabu bekerja sama dengan Fakultas Geografi UGM dalam penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pulau Taliabu. Tim Fakultas Geografi UGM yang diketuai oleh Dr. Sudrajat, M.P. bersama 2 orang tenaga ahli dan 1 orang asisten melaksanakan Konsultasi Publik (KP) II bersama berbagai OPD maupun stakeholder di Balai Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat. Adapun perwakilan dari Pemerintah Daerah dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pulau Taliabu, Syamsul Bahira, S.H. dan Ma’ruf turut hadir pada kegiatan tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 1 Oktober 2025 ini bertujuan mengidentifikasi isu-isu strategis dan tantangan pembangunan berkelanjutan demi menjamin kualitas dokumen KLHS RPJMD Kabupaten Pulau Taliabu.
Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bekerja sama dengan Fakultas Geografi UGM dalam penyusunan Album Peta Kajian Risiko Bencana (KRB) IKN Periode 2026-2030. Tim Fakultas Geografi UGM yang diketuai oleh Totok Wahyu Wibowo, S.Si., M.Sc. telah melakukan perjalanan dinas ke IKN pada Kamis, 18 September 2025. Kegiatan tersebut dilakukan dalam hal penyampaian laporan awal dan diskusi dengan Kepala Otorita IKN, Dr. (H.C.) Ir. H. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., Ph.D. beserta jajaran Deputi Otorita IKN. Adapun Bagian Direktur Penanggulangan Bencana dan Lingkungan, Lazuardi Nasution, MBA. turut hadir dalam diskusi.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung resmi melanjutkan kerja sama strategis yang berfokus pada pemetaan dan perlindungan kawasan pertanian pangan. Sebagai langkah awal dari implementasi kerja sama tersebut, telah dilaksanakan pertemuan Paparan Pendahuluan pada Senin (19/5) di Fakultas Geografi UGM. Pertemuan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Geografi, Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D., bersama dengan perwakilan Fakultas Geografi oleh Dr. Nur Mohammad Farda, S.Si., M.Cs., dan Totok Wahyu Wibowo, S.Si., M.Sc., selaku Ketua Tim dari kegiatan yang akan dilaksanakan.
Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung tentang Pemetaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten Temanggung Tahun 2025. Kerja sama diawali dengan diskusi dan penjelasan pekerjaan yang telah berlangsung di Fakultas Geografi pada Rabu (30/4).
Dari pihak Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung, hadir Aulia Nur Umiyati, S.Hut., M.Eng., selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana bersama dengan tim. Sementara itu, Fakultas Geografi UGM diwakili oleh Dr. Bowo Susilo, S.Si., M.T., yang memiliki keahlian dalam bidang pemetaan.
Fakultas Geografi UGM sebagai salah satu Implementing Partner (IP) program FOLU Net Sink 2030 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menyelenggarakan workshop dengan judul “Penyamaan Persepsi Ecosystem-based Approach (EbA) dan Nature-based Solutions (NbS) Program FOLU Net Sink 2030 untuk Penguatan Kapasitas SDM Lintas Sektor”. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 13 – 14 Juni 2024 bertempat di Artotel, Yogyakarta.
Acara workshop pada hari pertama dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Geografi UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, M.Sc.. Kemudian, acara dilanjutkan dengan paparan materi terkait FOLU Net Sink oleh Prof. Dr. Eko Haryono, M.Si. pada sesi pertama dan materi terkait EbA dan NbS oleh Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, M.T., M.Sc. pada sesi berikutnya. Pada sesi ketiga dan keempat, masing-masing tim Work Package (WP) ditugaskan untuk memberikan detail informasi keterkaitan antara kegiatan yang akan dilakukan dengan pilar dan kebijakan FOLU Net Sink yang kemudian dituangkan dalam dokumen powerpoint untuk dipresentasikan pada hari kedua.