
Mitra Kerja Sama : Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi
Project Manager : Dr. Rika Harini, S.Si., MP.
Tahun Kerja Sama : 2025
Ringkasan Kegiatan :
Studi kelayakan komoditas Jamur Tiram di Kawasan Transmigrasi Telang merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 melalui penguatan pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat transmigrasi, sejalan dengan Asta Cita ketiga dan kelima. Kawasan Transmigrasi Telang memiliki potensi pengembangan jamur tiram sebagai komoditas unggulan yang dapat meningkatkan aktivitas ekonomi lokal. Penyusunan dokumen studi kelayakan ini dilakukan untuk memastikan pengembangan rumah produksi jamur tiram berjalan optimal, berkelanjutan, serta mampu meminimalkan risiko pelaksanaan proyek.
Tujuan utama penyusunan studi kelayakan adalah mengurangi risiko proyek, meningkatkan peluang keberhasilan usaha, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dalam pembangunan sarana produksi. Kajian ini ditujukan bagi para pemangku kepentingan ketransmigrasian, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat di kawasan transmigrasi, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat pengembangan usaha produktif berbasis masyarakat.
Metode analisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara deskriptif dengan menilai aspek teknis, pasar, finansial, sosial, lingkungan, dan risiko pembangunan rumah produksi. Analisis bisnis dilakukan menggunakan model Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur yang mencakup rantai usaha, pasar, kualitas, dan merek wirausaha. Kelayakan finansial dianalisis melalui indikator NPV dan IRR, disertai analisis pemasaran untuk melihat peluang dan persaingan pasar, serta identifikasi dampak lingkungan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan kuesioner validasi guna menilai potensi risiko pengembangan ekonomi di kawasan tersebut.
SDGs : 1, 4, 8, 9, 11, 17