
Mitra Kerja Sama : Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam
Project Manager : Prof. Dr. Eko Haryono, M.Si.
Tahun Kerja Sama : 2022
Peningkatan populasi di Kota Batam memiliki konsekuensi terhadap peningkatan kebutuhan sumberdaya alam seperti air, pangan dan energi untuk mendukung aktivitas kehidupannya. Disisi lain, bertambahnya jumlah penduduk juga akan berdampak terhadap meningkatnya jumlah limbah yang dihasilkan baik dari kegiatan domestik maupun kegiatan non domestik seperti industri. Kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap lingkungan terutama kaitannya terhadap pencemaran dan degradasi lingkungan. Sementara itu, populasi yang sebagian besar terdapat di Pulau Batam memiliki kapasitas daya dukung yang lebih terbatas akibat alih fungsi lahan yang digunakan sebagai tempat tinggal, ruang hidup dan kegiatan lainnya seperti industri.
SDGs : 6, 11, 13, 14, 15, 17