Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada bersama Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI) PT Pupuk Indonesia mengadakan pertemuan kerja pada Jumat, 18 September 2026, untuk membahas pengembangan pemanfaatan data geospasial dan sosial ekonomi dalam mendukung estimasi kebutuhan serta distribusi pupuk. Pertemuan ini membahas pemanfaatan data penginderaan jauh dan citra satelit untuk pemodelan fase tanam komoditas pertanian secara spasial dan temporal. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengestimasi jenis dan kebutuhan pupuk, sekaligus mendukung perencanaan distribusi pupuk berdasarkan lokasi dan waktu kebutuhan tanaman.
Selain pemetaan, penelitian melalui survei sosial ekonomi juga dibahas sebagai informasi pendukung yang dapat melengkapi model geospasial. Integrasi kedua jenis data tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi pertanian dan kebutuhan pupuk di lapangan. Pada rapat kerja ini juga dibahas mengenai penguatan proses validasi dan quality control data, termasuk kebutuhan data lapangan untuk membantu mengenali pola fase tanam komoditas padi, jagung, tebu, dan lainnya. Pengembangan model yang memanfaatkan data historis dan deret waktu citra satelit juga berpotensi untuk mendukung forecasting kebutuhan pupuk dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi dinamika pertanian.
Melalui pertemuan ini, UGM dan IARI PT Pupuk Indonesia terus mendorong kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi geospasial dan penginderaan jauh untuk mendukung pemupukan yang lebih tepat berdasarkan lokasi, waktu, dan kebutuhan tanaman, serta memperkuat perencanaan distribusi pupuk di Indonesia.