Esri Indonesia sudah tidak asing dalam ranah teknologi Sistem Informasi Geospasial, terkait perangkat lunak ArcGIS dan pemahamannya di Indonesia. Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan perwakilan Esri Indonesia pada Kamis, 23 April 2026, dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di bidang SIG. Perwakilan ESRI Indonesia yang hadir adalah Irvan Salim, B.Sc. dan Yanuar Adji Nugroho, S.Si., M.Eng. Adapun perwakilan Fakultas Geografi UGM, yaitu Prof. Drs. Projo Danoedoro, M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Pramaditya Wicaksono, M.Sc., Dr. Barandi Sapta Widartono, S.Si., M.Si., M.Sc., Dr. Prima Widayani, S.Si, M.Si., dan Dr. Ari Cahyono, S.Si., M.Sc., serta Dr. Nur Mohammad Farda, S.Si., M.Cs. menerima inisiasi kerja sama tersebut.

Kedua pihak membahas terkait implementasi tridharma perguruan tinggi, seperti program magang mahasiswa khususnya terkait sinkronisasi timeline pelaksanaan magang di Esri Indonesia agar selaras dengan kalender akademik dan kurikulum program studi di lingkungan Fakultas Geografi UGM. Selain itu, Fakultas Geografi UGM diharapkan dapat berkontribusi melalui penyediaan domain knowledge dan tenaga ahli dari berbagai bidang keilmuan geografi. Kerja sama juga diarahkan pada pengembangan program pelatihan dan sertifikasi bersama. Skema ini mencakup sertifikat dari Esri dan UGM, serta peluang sertifikasi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk Remote Pilot License (RPL). Selanjutnya, kedua pihak membahas penyelenggaraan kuliah tamu sebagai sarana berbagi pengalaman praktis dari para profesional industri kepada mahasiswa. Pemanfaatan platform pembelajaran digital juga menjadi fokus kerja sama, khususnya akses terhadap ESRI MOOC dan program technical certification yang dapat disesuaikan dengan learning pathway mahasiswa.

Pada aspek hilirisasi produk riset, Esri Indonesia memperkenalkan ArcGIS Solution sebagai salah satu tools yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dalam hal ini, Fakultas Geografi UGM dapat berperan aktif dalam pengembangan konten ilmiah dan aplikatif untuk menjembatani kebutuhan tersebut. Pengelolaan lisensi menjadi perhatian penting dalam mendukung keberlanjutan pemanfaatan teknologi geospasial di lingkungan kampus. Diskusi mencakup tata kelola lisensi dan kredit dari ArcGIS Online (AGOL) yang saat ini telah dilanggan oleh Fakultas Geografi UGM melalui Laboratorium Sistem Informasi Geografis (SIG) sehingga penggunaannya dapat lebih optimal dan terarah.
Melalui penjajakan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara Fakultas Geografi UGM dan Esri Indonesia, tidak hanya dalam konteks pendidikan, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem geospasial di Indonesia dan lingkungan perguruan tinggi.
