
Mitra Kerja Sama : Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Yapen
Project Manager : Dr. Sigit Heru Murti B.S., S.Si., M.Si.
Tahun Kerja Sama : 2023
Kabupaten Kepulauan Yapen, sebagai bagian integral dari Indonesia, menghadapi dinamika perkembangan wilayah yang semakin kompleks. Dengan keragaman geografis dan kekayaan alamnya, Kepulauan Yapen menjadi saksi dari berbagai perubahan yang memengaruhi kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
1. Kekayaan Alam dan Keragaman Ekosistem: Kepulauan Yapen dikenal akan kekayaan alamnya, termasuk hutan tropis, pantai yang indah, serta keanekaragaman hayati laut. Keragaman ekosistem ini menjadi landasan bagi kehidupan masyarakat lokal, yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.
2. Pertumbuhan Penduduk: Seperti banyak daerah di Indonesia, Kabupaten Kepulauan Yapen juga menghadapi tantangan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi. Peningkatan jumlah penduduk dan pergeseran menuju kehidupan perkotaan menimbulkan tekanan pada sumber daya alam dan infrastruktur.
3. Tantangan Lingkungan dan Keberlanjutan: Pemanasan global, perubahan iklim, dan degradasi lingkungan merupakan tantangan nyata yang perlu dihadapi. Dampak perubahan ini tidak hanya terasa pada tingkat lokal tetapi juga berpotensi mengancam keberlanjutan ekosistem yang mendukung kehidupan.
4. Peran RTRW dalam Pembangunan: Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dianggap sebagai instrumen kunci dalam mengelola perkembangan wilayah. Namun, perlu dipahami bahwa implementasi RTRW harus sejalan dengan prinsip-prinsip keberlanjutan agar pembangunan dapat mencapai harmoni antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
5. Pentingnya Evaluasi Lingkungan: Dalam menghadapi kompleksitas ini, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) menjadi langkah kritis untuk mengevaluasi dampak RTRW terhadap lingkungan. Evaluasi ini tidak hanya untuk memitigasi dampak negatif tetapi juga untuk mengidentifikasi peluang pengembangan yang berkelanjutan.
SDGs : 3, 6, 8, 9, 10, 11, 13, 15, 17